Pages

Pages

Rabu, 26 Maret 2014

Cara Format Harddisk (Panduan Lengkap)


Komputer Anda sudah tidak bisa diharapkan lagi. Sangat lambat. Apapun yang Anda lakukan untuk mengatasi masalah komputer tidak berhasil. Anda pun berpikir, mungkin satu-satunya cara adalah melakukan format harddisk. Dengan format ulang, virus ataupun gangguan lainnya akan hilang. Lalu bagaimana cara format harddisk? Baca terus artikel ini.

Penting sebelum format harddisk!

Karena format harddisk adalah jalan terakhir yang harus Anda lakukan, maka sebaiknya Anda backup dulu data-data pribadi Anda ke media penyimpanan eksternal. Bagaimana cara melakukan backup? Mudah saja koq. Cukup copy paste saja. Bahasa simpelnya, menyalin data. ;)
Sekali lagi,…. Pastikan semua data penting Anda sudah dibackup. Jika sudah, ikuti panduan berikut ini.

Cara format harddisk non OS (hanya berisi data pribadi)

Berikut ini adalah cara format harddisk atau drive yang tidak berisi sistem operasi.
  • Buka Windows Explorer (Cara cepat: tekan tombol windows+E)
  • Klik kanan drive yang ingin Anda format.
  • Pilih “Format”
cara format harddisk
  • Akan muncul jendela dialog format drive. Sebaiknya biarkan saja setting (pengaturan) yang sudah ada. Tidak perlu mengubah-ubahnya.
cara format harddisk
  • Klik “Start” dan biarkan proses format berjalan.
  • Setelah selesai klik “Close”.

Penjelasan setting format

Pada gambar di atas ada beberapa setting format harddisk. Berikut adalah penjelasan setting tersebut.
Capacity
Ini menjelaskan kapasitas drive yang akan Anda format
File system
Menjelaskan sistem apa yang ingin Anda pilih untuk drive tersebut. Apa beda antara NTFS dan FAT? Lihat tabel berikut ini.
perbedaan ntfs dan fat
Allocation unit size
Berikut petikan yang saya dapatkan dari forum Windows 7:
Allocation unit size is the smallest amount of disk space that can be allocated to hold a file. Also called cluster size. To explain, if the file is 1k in size and the cluster size is 4k, the 1k file will still be allocated 4k. So the larger the cluster size, theoretically more the space wasted. As for your question, just choose the default allocation size, let windows worry about it.
Kira-kira terjemahan bebasnya seperti ini:
Allocation unit size adalah bagian terkecil dari sebuah harddisk yang digunakan untuk menyimpan file. Nama lainnya adalah cluster size. Jika sebuah file berukuran 1k dan cluster size berukuran 4k, maka file tersebut akan tetap dianggap berukuran 4k.
Dengan demikian semakin besar cluster size maka akan makin banyak ruang yang terbuang.
Bagaimana? Anda bisa memahaminya? Jika belum jelas, silakan bertanya di kotak komentar. Nanti saya ganti penjelasan tentang cluster size ini. ;)
Volume label
Ini nama yang akan Anda gunakan untuk drive tersebut. Boleh Anda isi bebas. Misal drive untuk dokumen, maka namai saja “Document”.
Quick Format
Apa bedanya jika tidak dicentang?
Jika Anda tidak memilih quick format maka komputer akan melakukan standard format. Proses ini akan menganalisa seluruh sektor harddisk Anda. Selain itu file-file yang dihapus dalam proses standard format ini tidak bisa dikembalikan lagi oleh software-software recovery.
Jika Anda memilih quick format? Tentunya kebalikan dari penjelasan di atas. Komputer tidak akan melakukan analisa secara keseluruhan dan file-file yang terhapus dapat dikembalikan lagi. Waktu yang diperlukan untuk quick format juga lebih cepat.

Cara format harddisk (OS drive)

Jika Anda ingin melakukan format ulang pada harddisk yang berisi sistem operasi, maka Anda harus melakukan install ulang sistem operasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar